MAESAN — Tahapan penilaian Lomba Kebersihan, Kerapian Kantor Desa, dan Pengelolaan Keuangan Desa dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia resmi digelar di Desa Suco Lor, Kecamatan Maesan, pada Rabu (5/8/2026). Merujuk pada jadwal yang tercantum dalam dokumen WhatsApp Image 2026-08-02 at 09.30.03.jpeg, proses penilaian tersebut berjalan tepat waktu pada pukul 08.30 hingga 10.30 WIB.
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kasi Kesos dan PMD Kecamatan Maesan, Harmuzulkifi, S.ST. Dalam sambutannya, ia menegaskan esensi dari perlombaan tersebut. "Kami berharap momentum lomba ini menjadi tolak ukur nyata sejauh mana kesiapan dan kedisiplinan perangkat desa dalam melayani masyarakat. Menang atau kalah bukan tujuan utama, melainkan pembinaan dan perbaikan tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan," tegas Harmuzulkifi.
Proses evaluasi kemudian dilanjutkan oleh tim penilai dari berbagai aspek. Pendamping Desa, Jhoni Fatahillah, memberikan evaluasi mendalam terkait kondisi fisik dan administratif desa.
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Suco Lor beserta seluruh perangkat desa yang telah menunjukkan komitmen dan kerja sama yang sangat baik selama pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan penilaian," ungkap Jhoni. "Secara umum, kondisi lingkungan kantor desa tampak bersih, tertata rapi, serta mencerminkan semangat gotong royong dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia."

Lebih lanjut, Jhoni memaparkan catatan administratifnya, "Dari sisi administrasi dan pengelolaan keuangan desa, kami melihat adanya upaya yang baik dalam penataan dokumen dan pelaksanaan administrasi. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa hal yang perlu disempurnakan agar pengelolaan pemerintahan desa semakin tertib, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Harapan kami, hasil penilaian ini tidak hanya dipandang sebagai ajang perlombaan, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kerja, serta memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab."
Senada dengan hal tersebut, Pendamping Desa lainnya, Abd. Muqsyid S.Pd.I., turut memberikan masukannya. "Semangat gotong royong dan kedisiplinan ini harus terus dirawat ke depannya. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa roda pemerintahan berjalan maksimal setiap harinya, bukan hanya pada saat ada penilaian saja," imbuh Muqsyid.
Dari aspek inovasi layanan digital, Kasipem Kecamatan Maesan, Aprilia Merindra P., A.Md., memberikan sorotan khusus pada optimalisasi platform informasi desa.
"Pesan saya terutama untuk web desa. Website desa ini merupakan langkah yang sangat baik dalam meningkatkan keterbukaan informasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat," jelas Aprilia. "Informasi yang disajikan menjadi lebih mudah diakses, cepat, dan transparan sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan serta informasi desa dengan lebih efektif. Semoga website desa terus berkembang, selalu diperbarui dengan informasi yang akurat, menghadirkan layanan yang semakin lengkap, serta menjadi sarana komunikasi yang bermanfaat antara pemerintah desa dan masyarakat. Dengan inovasi yang berkelanjutan, diharapkan website desa mampu mendukung terwujudnya pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan profesional."

Menanggapi seluruh evaluasi dan masukan dari tim penilai, Kepala Desa Suco Lor, Abas Rian Santoso Alamin, S.H.I., menyambut baik arahan tersebut. "Kami menerima seluruh masukan dengan tangan terbuka. Evaluasi hari ini menjadi energi positif dan catatan penting bagi Pemdes Suco Lor untuk terus berbenah, berinovasi, dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga kami," tutur Abas.
Komitmen senada juga ditegaskan oleh Sekretaris Desa, Edy Bakhtiar, yang memastikan kesiapan jajarannya. "Secara administratif, kami siap dan akan segera menindaklanjuti seluruh catatan dari tim penilai. Koordinasi antar perangkat desa akan semakin kami intensifkan agar standar kebersihan, kelengkapan administrasi, hingga transparansi tata kelola dapat terus terjaga dan ditingkatkan," pungkas Edy.